Sebuah urutan menyala, kamu mengulanginya, dan tiap kali urutannya bertambah satu langkah. Mudah dijelaskan, ternyata sulit dipertahankan begitu sampai level sebelas sambil berkeringat.
Game mengingat urutan seperti ini hampir langsung menguji rentang memori kerja: kemampuan otak menyimpan dan mengulang rangkaian informasi dalam penyimpanan jangka pendek. Psikolog mempelajarinya sejak 1950-an dengan format yang hampir sama persis (lihat urutan, ulangi, lihat di mana ia patah). Rentang mentah kebanyakan orang berhenti di sekitar 7 sampai 9 item tanpa trik seperti chunking (mengelompokkan item menjadi pola, bukan menghafalnya satu per satu), dan di situlah kebanyakan pemain mulai merasa rodanya lepas. Ini bukan soal berbakat dengan urutan, tapi hampir sepenuhnya soal apakah kamu mengelompokkan secara naluriah atau mencoba menyimpan setiap petak satu per satu.
Perhatikan urutan yang menyala, lalu klik petak yang sama dengan urutan yang sama. Tiap ronde yang benar menambah satu langkah pada urutan. Bisa juga pakai tombol 1 sampai 4.
Skormu adalah level tertinggi (panjang urutan) yang berhasil kamu capai sebelum kesalahan mengakhiri permainan.
Benar-benar menguji memori kerja, jadi kegagalan yang pasti datang bisa kamu sebut "perawatan kognitif".
Kebanyakan orang mentok di sekitar level 8 sampai 10. Lewat dari 16, sebaiknya kamu main untuk uang.
Urutannya bertambah panjang, dan tampilannya jadi sedikit lebih cepat di level yang tinggi. Tapi sulitnya terutama di mengingat lebih banyak.
Permainan berakhir, dan skormu adalah level yang sudah kamu capai.
Level yang kamu capai, yaitu panjang urutan terpanjang yang berhasil kamu ulangi dengan benar. Tiap ronde yang benar menambah satu petak.
Coba lihat atau dengarkan urutannya sebagai pola atau irama, bukan petak yang terpisah-pisah. Mengulang urutan lama dengan cepat di kepala, lalu menambahkan petak baru, juga membantu.
Mengingat Pola
Perhatikan petak yang menyala, lalu ketuk dengan urutan yang sama. Tiap ronde yang benar menambah satu langkah. Satu ketukan salah mengakhirinya.