JustResearching / Alat / Uang & Gaji / Kalkulator Persentase

Kalkulator Persentase

Tiap kartu punya contoh kehidupan nyata, jadi lebih mudah melihat mana yang cocok dengan pertanyaanmu. Isi angkamu dan contohnya ikut berubah.

Pajak, biaya layanan, dan bagian dari suatu jumlah

Berapa% dari?

Pajak atau biaya layanan 10% pada tagihan Rp 250.000 adalah Rp 25.000.

Nilai ujian dan bagian sebagai persentase

adalah berapa % dari?

Mendapat 42 dari 50 dalam ujian sama dengan 84%.

Persentase terbalik: cari harga aslinya

adalah% dari berapa?

Hemat Rp 30.000 dengan diskon 20% berarti harga aslinya Rp 150.000.

Tambah persentase (kenaikan gaji, pajak, markup)

Tambah% ke

Kenaikan gaji 5% pada gaji Rp 5.000.000 membuat gajimu jadi Rp 5.250.000.

Kurangi persentase (diskon, obral)

Kurangi% dari

Diskon 25% dari Rp 200.000 menurunkan harganya jadi Rp 150.000.

Kenaikan atau penurunan dalam persen

Darike

Dari Rp 8.000.000 ke Rp 8.800.000 adalah kenaikan sebesar 10%.

Seberapa jauh dua angka?

Antaradan

Rp 90.000 dan Rp 110.000 berbeda 20%.

Persentase berat badan turun atau naik

Darike

Dari 90 kg ke 81 kg, berat badan turun 10%.

Persentase kemenangan

Menangdan kalah

12 menang dan 8 kalah berarti persentase kemenangan 60%.

Dua diskon berturut-turut

% diskon, lalu% diskon

Diskon 30%, lalu diskon 10% lagi, berarti diskon total 37%, bukan 40%.

Laba, markup, dan margin

Modaldan dijual

Beli seharga Rp 60.000 dan jual seharga Rp 100.000 menghasilkan margin 40% dan markup 66,67%.

Apakah alat ini berguna?

Sekali klik, tanpa daftar.

Pilih kartu yang sesuai dengan yang sedang kamu hitung, isi dua angka, dan jawabannya langsung muncul.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Mengurangi 20% lalu menambah 20% lagi. Hasilnya tidak kembali ke angka semula.
  • Menjumlahkan dua diskon. Diskon 20% lalu 10% lagi bukan diskon 30%.
  • Menghitung perubahan dari angka awal yang salah. Selalu pakai nilai yang lama.
  • Mencampuradukkan persen dengan poin persentase. Naik dari 10% ke 12% adalah naik 2 poin persentase, tapi naik 20 persen.

Pertanyaan

Bagaimana menghitung kenaikan atau penurunan persentase?

Angka baru dikurangi angka lama, dibagi angka lama, lalu dikali 100. Dari 50 ke 75 itu 25 ÷ 50 × 100 = kenaikan 50%. Hasil negatif berarti penurunan.

Bagaimana menghitung kenaikan gaji dalam persen?

Bagi tambahan uangnya dengan gaji lamamu lalu kali 100. Gaji Rp 5.000.000 jadi Rp 5.250.000 berarti Rp 250.000 ÷ Rp 5.000.000 × 100 = 5%.

Bagaimana menghitung penurunan berat badan dalam persen?

Pakai hitungan yang sama dengan perubahan persentase. Dari 90 kg ke 81 kg adalah −9 ÷ 90 × 100 = −10%, jadi berat awalmu turun 10%.

Bagaimana mencari harga asli sebelum diskon?

Ini persentase terbalik. Kalau harganya Rp 80.000 setelah diskon 20%, berarti Rp 80.000 adalah 80% dari harga asli, jadi harga aslinya Rp 80.000 ÷ 0,8 = Rp 100.000.

Bagaimana menghitung diskon bertingkat, misalnya 30% lalu 10%?

Diskon kedua dihitung dari harga setelah diskon pertama. Dari 100, diskon 30% jadi 70, lalu diskon 10% jadi 63. Jadi diskon totalnya 37%, bukan 40%.

Bagaimana menghitung persentase menang?

Jumlah menang dibagi jumlah pertandingan (menang ditambah kalah), lalu dikali 100. 12 menang dan 8 kalah adalah 12 ÷ 20 × 100 = 60%. Seri tidak dihitung, jadi tambahkan sendiri kalau catatanmu mencakup seri.

Kenapa diskon 20% lalu naik 20% tidak kembali ke harga semula?

Persentase kedua dihitung dari angka yang lebih kecil. 100 dikurangi 20% jadi 80, lalu 80 ditambah 20% jadi 96. Untuk mengembalikan penurunan 20%, kamu perlu menambah 25%.

Bagaimana cara mengetik angka di sini?

Pakai koma untuk desimal (0,5) dan titik untuk pemisah ribuan (250.000). Titik yang diikuti satu atau dua angka, seperti 12.5, dibaca sebagai desimal.